4 Jenis Ejakulasi Pada Pria



MUNGKIN kebanyakan dari Anda biasa mendengar gangguan kesehatan, ejakulasi dini. Faktanya, ada empat jenis ejakulasi yang patut Anda waspadai dan bisa dicegah.

Ejakulasi dini adalah paling umum diketahui oleh masyarakat karena memang jenis inilah yang sering terjadi.

“Ejakulasi dini adalah gangguan seksual yang terjadi akibat pria tidak dapat mempertahankan ereksi,” ujar dr. Anton D W, SpAnd, spesialis androlog saat ditemui Okezone di Rumah Sakit Awal Bros, Tangerang, baru-baru ini.

Jenis yang berikutnya adalah ejakulasi retarda atau penundaan ereksi yang terjadi saat berhubungan seksual. Selain itu, ada yang disebut dengan un-ejaculation atau tidak ejakulasi.

“Un-ejaculation terjadi jika ada penyumbatan pada alat reproduksi pria (sperma). Sperma sebenarnya dikeluarkan, hanya saja, akibat dari kantung kemih yang tidak tertutup sempurna saat ereksi, maka sperma tersebut masuk ke dalam kantung kemih,” kata dr. Anton.

Un-ejaculation ini tentu dapat berpengaruh terhadap kehidupan seksual Anda karena sperma tidak dikeluarkan dengan sempurna. Pasangan pun akan merasa tidak terpuaskan. Un-ejaculation ini dapat terjadi pada siapa saja.

Sementara jenis ejakulasi yang terakhir adalah painfull ejaculatin. Ejakulasi ini membuat penderita merasa kesakitan saat mengeluarkan sperma..

About this entry

Poskan Komentar

 

About me | Author Contact | Powered By Blogspot | © Copyright  2008