Tips fotografi, dgn menggunakan kamera ponsel


Kualitas kamera digital built in dengan ponsel dan teknologi yang disertakannya, semakin hari semakin menjadi lebih baik dengan ukuran megapixel yang semakin besar. Demikian pula dengan kualitas lensa yang lebih baik, ruang penyimpanan (storage) yang semakin besar, resolusi semakin tinggi, kemampuan fokus, kemampuan video, serta ketersediaan fasilitas pengenalan wajah (face detect) dan flash in.Namun kawan, Anda sebenarnya tidak membutuhkan sebuah smartphone high-end dengan kamera 8 megapiksel untuk menghasilkan sebuah gambar yang bagus, sebuah ponsel kamera dengan sensor 3 megapixel pun sudah cukup baik untuk kebutuhan pengambilan gambar candid dan gambar situasi sehari-hari.

"Kamera terbaik adalah yang ada di tangan Anda saat ini" Chase Jarvis (photographer).

Ada keterbatasan kita, yang terkadang kita tidak bisa membawa DSLR kemana-mana dan kita sering dihadapkan pada situasi dimana kita melihat frame yang bagus, sedang kita tidak memiliki kamera di tangan. Seperti yang saya katakan sebelumnya kawan, sebagai seorang fotografer saya lebih takut kehilangan momen daripada takut kualitas gambar yang akan dihasilkan oleh kamera. Pada beberapa kondisi, saya pun tidak akan merasa malu untuk menggunakan Blackberry atau Samsung Smartphone saya, yang dilengkapi dengan kamera 3.2 MP dan zoom digital, untuk mengklik sebuah momen. Sebuah foto yang baik tidak selalu bergantung pada alat apa yang kita gunakan. Kamera tidak membuat gambar yang kita inginkan, kitalah yang membuatnya.

Namun di sisi lain, sangat perlu kita sadari, memang tidak bisa dibantah bahwa sensor kamera yang kecil akan menjadikan kesulitan dalam menghasilkan gambar yang tajam dan bebas noise. Ada beberapa trik yang harus kita pelajari dan dilakukan saat kita ingin melakukan pemotretan dengan media ponsel.

Foto ini menggunakan kamera Samsung Galaxy Ace 3,2 MP
(Foto sudah saya edit, namun hanya resize dan balance lho)

Lokasi : Depan Rumah
Lokasi : Dekat kantor
Lokasi : Pantai Koba
Lokasi : Tanjong Kelayang Belitong


1. Lakukan Pengaturan awal
Sebagian besar fotografer tidak suka menembak dalam mode Auto DSLR (kecuali untuk kebutuhan-kebutuhan tertentu). Alasannya, karena tidak ingin kamera yang membuat keputusan tentang bagaimana gambar dihasilkan. Demikian pula untuk sebuah kamera ponsel, jika Anda memiliki pilihan untuk mengubah pengaturan, maka cobalah untuk mengubahnya sesuai kebutuhan Anda.
Matikan lampu kilat bila tidak diperlukan. Kualitas buruk hasil foto akibat tembakan flash sering kali memberikan hasil yang tidak sesuai dengan yang diperkirakan pada awalnya, sebaiknya coba untuk mendapatkan sumber cahaya tambahan pada sekitar objek foto. Jika Anda mengambil gambar di dalam ruangan dan ponsel kamera Anda memiliki mode pengaturan, maka lakukan sedikit eksperimen kemudian lakukan pengaturan lagi hingga menghasilkan foto yang sesuai. Ponsel kamera saat ini selalu memiliki pilihan untuk mengubah resolusi gambar, untuk itu disarankan untuk selalu menggunakan resolusi maksimum sehingga Anda dapat menangkap secara detil

2. Lampu
Fotografi adalah semua tentang cahaya. Apa lah fotografi tanpa cahaya? Bahkan saat pemotretan dengan kamera, kita perlu tahu bagaimana membaca cahaya yang tersedia pada kondisi sekitar. Gambar terbaik yang dihasilkan oleh kamera ponsel adalah dalam kondisi banyak cahaya.
Cahaya lampu yang berbeda mempengaruhi warna di foto Anda dengan cara yang berbeda. Jika kamera telepon Anda memiliki fitur white balance, lakukan eksperimen untuk mendapatkan komposisi terbaik.

3. Pegang dengan mantap
Apakah Anda sering mengeluh gambar buram saat pemotretan dengan kamera ponsel Anda? Ada kemungkinan karena kecepatan rana lambat dan rentan terhadap pengaburan dengan sedikit goyang di sana-sini. Seringkali ada penundaan antara pelepasan rana dan klik sebenarnya telepon. Itu adalah saat ketika gerakan kecil akan menciptakan pengaburan. Peganglah kamera dengan stabil dan bahkan setelah tombol shutter ditekan, tetap stabil selama beberapa detik hanya untuk memastikan. Anda juga bisa mencoba menempatkan telepon di atas meja atau buku atau permukaan yang rata untuk mendapatkan gambar yang lebih tajam. Dalam situasi lain, kita dapat pula mengambil keuntungan dari kecepatan rana lambat dan menangkap beberapa gambar yang bergerak untuk membuat kesan abstrak.

4. Hindari zoom
Fasilitas zoom built-in kamera di telepon bukanlah optik tapi digital. Oleh karena itu, disarankan untuk tidak memperbesar gambar karena Anda sebenarnya tidak benar-benar zooming. Lebih baik isi frame Anda dengan cara mendekatkan diri ke objek.

5. Eksperimen (Percobaan)
Telepon kamera memungkinkan fleksibilitas yang lebih besar dalam pengambilan gambar. Dengan ukuran yang kompak (kecil), dapat dengan mudah diselipkan ke dalam saku baju, mudah (instan) saat Anda tidak membawa DSLR besar, yang pada situasi tertentu memang tidak mungkin untuk dibawa. Lakukan eksperimen dengan sudut yang berbeda, komposisi ini lebih dimungkinkan karena perangkat akan mudah dibawa ke setiap sudut atau celah.

Demikian sedikit tips dari saya, semoga bermanfaat.

About this entry

Poskan Komentar

 

About me | Author Contact | Powered By Blogspot | © Copyright  2008